You are looking at posts that were written in the month of July in the year 2006.
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Jun | Aug » | |||||
| 1 | 2 | |||||
| 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
| 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 |
| 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 |
| 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 |
| 31 | ||||||
Setelah hampir 3 minggu kuliah berjalan di SAT tahun ini , baru kemarin aku menikmati perkuliahan. Hari itu sambil menanti sang dosen hadir untuk memberikan kuliah, seorang teman datang dan akhirnya terlibat pembicaraan denganku. Karena mengetahui bahwa belum lama ini aku baru pulang, dia menanyakan kabar adikku dan rencana kuliah adikku yang masih 2 tahun lagi. Ia kemudian menyoroti tentang biaya kuliah yang tidak murah. Apa lagi beberapa tahun belakangan ini bebrapa universitas justru cenderung manikkan biaya kuliah. Ditambah lagi dengan biaya hidup yang semakin meningkat hari demi hari menyusul banyaknya kabijakan kenaikan harga yang diterapkan pemerintah.
Ketika aku mengatakan bahwa adikku berencana untuk melanjutkan kuliahnya tidak di Lampung melainkan ke Jawa, teman tersebut sempat menyampaikan pendapatnya tentang hal yang mungkin di hadapi adikku nanti ketika kuliah terutama tentang mahalnya biaya yang harus dikeluakan. Dari tahun-ketahun pasti akan semakin meningkat biaya kuliah yang harus dikeluarkan. Aku memahami pendapatnya mengingat dinegeri ini jarang sekali ada kebijakan penurunan harga.
Namun demikian, mahalnya biaya pendidikan bagiku seharusnya tidak menjadi penghalang bagi setiap orang untuk mendapatkan pendidikan. Biaya semestinya tidak dijadikan alasan untuk membekali diri dengan ilmu. Karena aku selalu percaya selalu ada jalan keluar bagi mereka yang mau berusaha. Bukankah tiap masalah selalu ada pemecahannya??
Aku yakin selama masih ada semangat dan tekat dalam tiap diri untuk terus belajar apapun masalah yang ditemui selama proses belajar akan dapat dihadapi. Termasuk masalah biaya. Dengan tekad dan semangat yang dipunya, ia pasti mampu melakukan berbagai cara untuk memenuhi kebutuhan belajarnya.
Walaupun mungkin Ia harus berusaha lebih keras dibandingkan orang lain. Selama ia mau bergerak dan berusaha.. pasti Alloh menyedikan jalan baginya. Sekalipun jalan yang harus ditempuh mungkin begitu terjal dan mendaki, atau bahkan dipenuhi kerikil tajam serta duri. Selama semangat tidak mati, tekad masih dipegang… seberat apapun jalan itu pasti akan terus ia tempuh.
Beberapa hari lalu seorang teman mengirimkan pesan lewat sms pada saya, menanggapi pernyataan yang saya kemukakan padanya leawt sms pula. Isinya sudah dapat saya duga sebelumnya, pasti ia akan bereaksi begitu mendapat sms tersebut dan reaksinya seperti yang saya duga.
Sekalipun demikian… isi sms yang dikirimkannya cukup mampu untuk meneguhkan saya untuk segera mengambil langkah tepat dan berpikir jernih ketika harus melakukan suatu hal yang sangat penting bagi saya, dan mungkin akan membawa saya pada sesuatu yang luar biasa diamasa datang.
Mulanya saya ragu untuk mengirimkan sms pada teman saya tersebut, akan tetapi saya butuh peneguhan waktu itu. akhirnya ku segera mengirimkan pesan singkat pada teman saya tersebut, dan benar saja ia mengirimkan balasan yang isinya sesuai dugaan saya. Dukungan dan peringatan ia berikan. yah lewat smsnya yang 2 halaman saya diberi dukungan untuk meneguhkan niat saya, dan lewat pesan yang dikirimkan pula saya kembali diingatkan tentang banyak hal. Tentu saja yang sangat terkait dengan diri saya.
Pesan yang singkat akan tetapi benar-benar mampu mengingatkan saya kembali pada tujuan akhir yang ingin saya capai. Pada sesuatu yang saya benar-benar harapkan.
pesan itu cukup saya dan teman saya saja yang tahu. ketika menuliskan ini.. saya hanya ingin kembali mengingatkan diri saya untuk tetap semangat menjalankan apa yang telah saya niatkan.
for my lovely best friend… makasih dah diingetin lagi.
untuk diriku.. jangan lelah mencari kebenaran…