You are looking at posts that were written in the month of February in the year 2008.
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Nov | Mar » | |||||
| 1 | 2 | 3 | ||||
| 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
| 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
| 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
| 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | ||
kemarin seperti biasa, siaran radio menemaniku menjalani pagi. ternyata hari itu sedang ada promo Film Ayat-Ayat Cinta, yang disadur dari novel dengan judul yang sama. nah diacara tersebut, Aktor yang berperan sebagai tokoh utama diminta untuk menggambarkan peran yang ia mainkan di film tersebut. ia menggambarkan sosok Fahri, tokoh utama Film. ia menggambarkan bahwa fahri adalah sosok yang sempurna, dan hanya satu kekurangan yang dimilikinya yaitu sulit bergaul dengan perempuan. mendengar pernyataan tadi, aku sempat terkejut sesaat, karena dalam persepsiku sebagai salah satu pembaca novel Ayat-Ayat Cinta, sosok fahri bukan sulit bergaul dengan perempuan, akan tetapi berusaha menjaga adab pergaulan terutama dengan perempuan. tidak banyak berinteraksi dengan perempuan bukan berarti tidak bisa bergaul dengan merekakan, tapi sengaja menjaga jarak untuk jaga adab dan jaga hati. sempet protes bentar dalam hati setelah denger penyataan pemeran Fahri, hingga akhirnya aku menyadari bahwa tiap orang memiliki persepsi yang berbeda terhadap suatu hal. termasuk ketika membaca novel Ayat-Ayat Cinta, dan memahami tokoh Fahri tadi.latar belakang orang tersebut, baik pendidikan ataupun sosialnya, sedikit banyak akan berpengaruh pada pembentukan persepsi terhadap suatu hal. termasuk mind set yang dibangun ketika membaca sesuatu. atau bahkan terbangun setelahnya.
aku kemudian jadi teringat saat aku beberapa minggu lalu membaca novel Perempuan terluka, karya Qaisra Shahraz, yang adalah sequel Perempuan Suci. jujur saja ketika membaca buku ini, aku berharap bisa memahami isu-isu perempuan yang diangkat menjadi sebuah cerita dan berharap mendapat sesuatu yang lebih dari sekedar hiburan ketika membacanya. dan memang itu yang kudapatkan. sejak awal membaca novel ini, setidaknya setelah 3 bab pertama, diotakku berseliweran pendapat-pendapat para feminis yang pernah kubaca dalam bebrapa buku dan arikel. hingga akhirnya aku berkata bahwa novel ini memang seperti yang kuharapkan ketika akan mulai membacanya.
berbeda ketika aku membaca buku pertama Qaisra Shahraz, Perempuan Suci. Buku ini kubaca setelah Perempuan Terluka dan setelah bertemu Qaisra serta bebincang dengannya. jujr saja sedikit banyak aku terpengaruh pada kalimat Qaisra kala itu yang mengatakan bahwa ia meulis novel ini untuk menghibur, bahwa isinya adalah kisah cinta, dan bukannya bicara tentang feminisme. dan saat mulai membacanya aku benar-benar memandangnya sebagai kisah cinta Zarri Bano, tokoh utama, semata. percintaan yang mengharu biru dan penuh air mata. fokus saat membacanya hanya pada kisah percintaanya saja. karena memang ini yang lebih kental. padahal dalam buku ini banyak sekali terselip isu-isu perempuan. sepeti penolakan Qaisra akan pendapat barat bahwa dinegara Islam, agama adalah pembelenggu bagi peremuan. padahal yang terjadi adalah justru adat dan tradisi lokalah yang menjadi belenggu utama. aku lupa bahwa cerita ini menggambarkan tentang dominasi laki-laki yang begitu kuat dalam kehidupan tokoh-tokoh perempuan novel ini. aku terlalu terpengaruh kuat pada mind set yang ku bangun diawal bahwa buku ini hanya berisi kisah cinta saja, hiburan semata.
Kekuasaan adalah amanah dan titipan Alloh swt, Tuhan Yang Maha Kuasa, bagi mereka yang tidak percaya eksistensi-Nya, kekuasaan adalah amanah dan titipan rakyat. Pemilik kekuasaan tersebut, tiap saat dapat mengambil kembali milik-Nya dengan cara apa saja.
(B.J. Habibie. Detik-Detik yang Menentukan. hal-)
Banyak sekali orang percaya bahwa diri mereka itu terhormat sedangkan orang lain tidak. Mereka menunjuk pada perilaku tercela orang lain atau pada peristiwa-peritiwa historis untuk mendukung argument mereka.
(Akbar S. Ahmed. Islam Sebagai Tertuduh hal-99)
"Tujuan Manusia adalah mengabdi kepada Alloh dan menggunakan ilmu dan kekuasaannya untuk kebaikan sesuai dengan petunjuk Tuhan; kesukesan manusia dalam menempuh ujian diukur berdasarkan kemampuannya dalam mengarhkan hidupnya pada tujuan-tujuan positif, karena tatanan alami dalam Islam memiliki ujuan dan bukan kebetulan semata"
(Asma Barlas— Cara Al- Quran Membebaskan Prempuan hal 256)
dalam kegelapan malamku,
mereka menyampaikan padaku
kabar-kabar baik pagi hari
memadamkan nyala pelita, menghadapkanku
pada terbitnya matahari
Mirza Asadullah Khan Ghalib (1797-1869)
http://www.tabloidnova.com/articles.asp?id=14349
Dulu dikenal sebagai bahan dasar pembuatan karung goni, kini Rosela "naik derajat". Seluruh bagian tanamannya bisa dimanfaatkan. Bahkan, kelopak bunganya berkhasiat mengusir batuk hingga darah tinggi.
Roselle, rosella, atau rosela (Hibiscus sabdariffa Linn.) termasuk salah satu anggota famili Malvaceae yang kaya serat. Tanaman lain yang satu kerabat dengan Rosela antara lain kembang sepatu dan waru. Bunganya berwarna merah gelap, dengan kelopak bunga (kaliks) dan lebih tebal dibandingkan kembang sepatu.
Tanaman rosela adalah sejenis perdu yang tumbuh dari biji dengan ketinggian mencapai 2 meter dan berbunga sepanjang tahun. "Jika bijinya ditaburkan di tanah dan disiram, akan tumbuh dengan cepat. Dari penaburan sampai jadi kecambah memakan waktu selama satu minggu. Sebulan kemudian baru tumbuh bunga. Setelah dua tahun tingginya akan mencapai 2 meter dan bisa panen sampai 12 kali. Setelah itu, tanaman akan mati," jelas Solikin.
Tak ada syarat tertentu untuk tanah yang akan ditanami Rosela. Yang penting subur dan gembur. "Bisa tumbuh di mana saja, baik di hawa dingin atau panas." Hanya sajam selama pertumbuhan, Rosela tidak tahan terhadap genangan air. "Syarat yang penting untuk tumbuh adalah kena sinar matahari. Jika tak di tanah, bisa ditanam di pot atau malah di poly bag."
Pemangkasan Rutin
Untuk pembentukan cabang, lakukan pemangkasan pucuk paling tidak tiga bulan sekali. Jika tak dipangkas, cabangnya akan sedikit dan buahnya sangat minim. "Cara pangkasnya sangat sederhana, kok. Tinggal dipetik daunnya saja, lalu tambahkan pupuk kandang agar tambah subur." Mengenai pupuk kandang ini, menurut Solikin, hanya dengan media itu, pertumbuhan Rosela agak lambat. "Karena ini untuk dikonsumsi, tentu saja tidak boleh diberi pupuk kimia. Lebih bagus lagi jika menggunakan pupuk yang organik murni dan tidak ada campuran kimia sama sekali."
Penyiraman dilakukan tergantung cuaca dan musim. Di musim kemarau, lakukan penyiraman tiap hari. Sebaliknya, di musim hujan lakukan seminggu sekali, di bagian atas tanaman. "Hati-hati di musim kabu. Kalau embun terlalu tebal biasanya ada jamur di bawah daun yang bisa mematahkan pohon. Jamur juga tumbuh jika telat melakukan penyiraman di pagi hari."
Lantas, bagaimana jika tumbuh jamur? Mudah saja. "Biasanya jamurnya hanya sedikit dan tidak menyebar ke tanaman lain. Cukup buang saja di bagian daun yang kena," jelas Solikin.
Rosela bisa juga ditanam di sela-sela tanaman sayur lain. Penanganan khusus baru diperlukan ketika sampai di pengolahan kelopak bunga, karena akan menjadi bahan untuk konsumsi. "Misalnya, kelopak bunga yang sudah dipilih harus disiram dulu. Jadi, saat dijual di pasaran, konsumen tak perlu mencuci lagi. Tinggal dicampur air hangat atau dingin," tutur Solikin sambil menyarankan cukup sekali menyeduh Rosela. "Jika dilakukan dua kali, rasanya sudah beda dan tingkat keasamannya pun berkurang."
Seluruh bagian pohon Rosela, mulai dari daun, serat, kelopak bunga, sangat berguna. "Daunnya bisa dijadikan sayur asam dan sayur bening." Sementara bunganya untuk pembuatan jus, saos, sirup.
sedang mencoba menanam rosela niy dikosan. dah lebih dari 2 bulan. mudah-mudahan saja dapat tumbuh dengan baik dan dapat dimanfaatkan. baik untuk kesehatan lagi. pernah coba bikin jus bunga rosela, enak rasanya, aga asam-asam seperti stroberi. warnanya yang merah benar-benar menggoda.
dari http://myhobbyblogs.com/food/2007/11/09/food-of-the-god/
Anda pasti tidak m
enyangka jika kandungan vitamin A buah kesemek (Diospiros kaki) hampir 18 kali lebih banyak jika dibandingkan dengan jeruk manis. Tidak
hanya vitamin, mineral seperti fosfor dan kalsium juga cukup tinggi.
Pantas jika bangsa Yunani menjulukinya sebagai ‘food of the God’ alias ‘makanan para dewa’.
Sayang buah yang satu ini mulai kurang
diminati dan jarang dijumpai. Minat masarakat yang rendah akan buah ini
menjadikan petani buah enggan membudidayakannya secara serius. Padahal
dari nilai gizinya, kesemek sangat potensial. Setiap 100 g kesemek
mengandung energi 88 kal, karbohidrat 15 g, kalsium 6 mg, fosfor 26 mg,
retinol 813 mcg, dan asam askorbat 20 mg. Bandingakn dengan jeruk yang
hanya zat aktif retinol 57 mcg/100 g-nya. Tak kalah penting, kandungan
serat di dalam kesemek juga sangat tinggi. Baik untuk kesehatan saluran
pencernaan, seperti mencegah sembelit dan kanker saluran pencernaan.
Kesemek juga mengandung senyawa polifenol yang sangat baik untuk
kesehatan jantung dan dapat menurunkan kolesterol jahat. Sebuah
penelitian menyebutkan, mengkonsumsi 1 buah kesemek setiap hari dapat
menurunkan 57% prekanker polip kolon. Teks & Foto: Budi Sutomo
ternyata manfaatnya besar banget ya… baru tau niy… sayangnya rasa dan aroma buah kesemek ini ga begitu aku suka. manis iya, tapi ada rasa-rasa pait sedikit, dan bau "langu". pernah mencoba sekali karena penasaran seperti apa rasanya. ternyata harganya murah sekali lho.. 1500/ kg. ga heran kalo petani enggan membudidayakannya. oh ya kata teman yang orang Garut, kesemek disebut juga apel garut he..he.. ada-ada saja.
aku suka banget lagu ini. dalem banget bo… maknanya.
Humanity
Auf wiedersehen
It’s time to say goodbye
The party’s over
As the laughter dies
An angel cries
Humanity
It’s au revoir to your insanity
You sold your soul to feed your vanity
Your fantasies and lies
You’re a drop in the rain
Just a number not a name
And you don’t see it
You don’t believe it
At the end of the day
You’re a needle in the hay
You signed and sealed it
And now you gotta deal with it
Humanity Humanity
Goodbye Goodbye
Be on your way
Adios amigo there’s a price to pay
For all the egotistic games you played
The world you made
Is gone
You’re a drop in the rain
Just a number not a name
And you don’t see it
You don’t believe it
At the end of the day
You’re a needle in the hay
You signed and sealed it
And now you gotta deal with it
Humanity Humanity
Goodbye Goodbye
Run and hide there’s fire in the sky
Stay inside
The water’s gonna rise and pull you under
In your eyes I’m staring at the end of time
Nothing can change us
No one can save us from ourselves
You’re a drop in the rain
Just a number not a name
And you don’t see it
You don’t believe it
At the end of the day
You’re a needle in the hay
You signed and sealed it
Now you gotta deal with it
Humanity Humanity Humanity
Goodbye Goodbye Goodbye Goodbye