ditawari menikah

Posted on December 26, 2008 by rain-ger.
Categories: Uncategorized.

“ger, kalo ada yang nawari menikah gimana menurutmu?” sebuah pertanyaan sederhana dari seorang sahabat beberapa hari lalu.  sempat terkejut ketika ditanyai hal yang serius begini. pasalnya sahabatku ini  jarang sekali ngobrolin hal-hal serius, ngobrol dengannya pasti isinya guyonan dan kroni-kroninya. mulanya kutangapi dengan gurauan saja, dengan enteng kujawab, “liat kesiapan diri duu, siap belum berumah tangga, terus liat calonnya kalo cocok ya kenapa nggak”. setelah berkata itu aku jujur saja tak bisa menahan tawa, menertawakan diri sendirii. kog bisa aku ngomong segampang itu, padahal kalau misalnya dihadapkan pada situasi terebut belum tentu aku bisa semudah itu melangkah. secara, belum berpengalaman he..he..

masalah menikah bukanlah masalah sederhana yang bisa gegebah diputuskan menurutku, masalah seumur hidup. dengan siapa kita akan menjalani kehidupan hingga kematian menjemput dan bahkan dikehidupan setelah mati. serta bagaimanakah nanti kehidupan pernikahan itu akan dijalani. akan dibawa kemana pernikahan itu. yang jelas perlu pertimbangan matang, rasional, dan kemantaban menjalaninya. jangan sampai ada penyesalan setelah menikah nanti.

aaaaaaakh… lieur kalo dipikir-pikir. mungkin karena itu sahabatku yang hobi becanda itu bertanya hal serius begini. sayangnya obrolan yang baru prolog itu harus usai karena suatu hal. semoga saja ia bisa mengambil keputusan tepat.

Note: for my best friend, aku siap menyimak ceritamu kapan pun. just call me.

best mom ever

Posted on December 22, 2008 by rain-ger.
Categories: enak dipandang.

Mother's Day Myspace Comments

my lovely mom

my lovely mom

Mother's Day Myspace Comments

ibuku kalo senyum and tertawa, matanya ngilang alias sipit

ibu adalah samudera maaf
Ibu adalah samudera maaf

wonderful friday

Posted on December 20, 2008 by rain-ger.
Categories: Uncategorized, corat-coret, renungan.

jum’at pagi jam 6 dengan terburu-buru ku ke kosan teman untuk suatu urusan. hanya 10 menit urusan selesai langsung balik lagi ke kosan dengan terlebih dahulu beli bubur ayam depan alfamart untuk sarapan. sampai kosan langsung sarapan bubur ayam, mumpung masih hangat. dengan semangat 45, program jum’at bersih segera dilancarkan. kali ini target adalah menyusun kembali buku-buku di rak plus ngepel lantai. selesai dengan buku, tinggal mo ngepel lantai, ternyata air habis segera ke lantai 1 untuk nyalain pompa air. saat berjalan mau balik ke kamar, didepan kamar mandi ternyata lantainya licin sekali karena belum disikat Bu Ade, ditambah sendal jepit yang sudah tidak appropriate lagi untuk digunakan, tahu-tahu sudah jatuh saja diriku dengan tangan kanan menahan agar kepala tidak menyentuh lantai. wal hasil basah semua baju plus terkilir di jari tengah dan bahu. rencana ngepel tertunda.

setelah ganti baju dengan yang kering, tiba-tiba perut berasa aneh sakit luar biasa disebelah kiri. terasa perih dan panas, yang muncul dan hilang tiba-tiba. ditambah keringat dingin yang mengucur deras. baju yang baru berapa menit diganti basah kuyup karena keringat. segera saja sambar obat maag yang selalu tersedia di kosan, lalu tiduran sebentar agar rasa sakit sedikit reda. ternyata setelah beberapa jam minum obat tidak ada reaksi berarti, malah tambah sakit dan perih saja perut ini.

jam sebeas kurang segera gati baju, dan nyari ojeg segera meluncur ke UPT kesehatan UNPAD. saat masuk ke bagian pendaftaran disambut pegawai UPT yang tengan sibuk menelepon, setelah menungu beberapa saat ahirnya ditanya juga makusd kedatanganku. si mbak bilang begini, “Mau berobat? oh maaf sedang tidak melayani berobat sekarang.” segera saja aku nanya, “gak melayani bagaimana mbak?” si mbak jawab, “iya tutup dulu sampai jam 1, soalnya doketernya mau istirahat sholat jum’at sama habis ada pasien UGD”. dalam hati kesel juga, padahal baru jam 11 tet, pake alesan mo sholat jum’at lagi. gak banyak ngomong langsung aja cabut, untung tukang ojeg ku minta nunggu di luar. sambil bengong si tukang ojeg nanya “cepet amat neng berobatnya?”. ku jawab aja seperti kata si mbak didalem, sambil bilang ke mang ojeg buat anter ke klinik jatinangor.

sampai diklinik langsung daftar, si mbak admnya nyuruh aku nunggu karena dokternya sedang diruangan sebelah katanya. ternyata ada 1 orang yang juga sedang antri selain aku. dalam hati berkata “wah cepet niy gak perlu nunggu lama”. 10 menit ku tunggu dokternya gak muncul juga. ditemani Tv yang menayangkan gosip gak penting tentang dewi persik yang malah bikin perut tembah perih, ku tunggu si dokter demi mendapat pengobatan. 20 menit berlalu, gak juga datang tuh dokter, sambil menahan perih diperut dengan keringat dingin sebesar biji jagung yang terus bercucuran, aku nanya ke mbak adm yang tadi, dokternya msih lama gak mbak? kata si mbak bentar lagi tunggu aja. 15 menit kemudian dokternya gak nongol juga, aku nanya lagi ke si mbak, dengan rada gak enak si mbak jawab begini, tunggu bentar ya, soalnya doketrnya lagi di scaling di belakang. hah??? dalam hati kesel juga, ni dokter gimana siy, lagi tugas malah sibuk perawatan gigi, mbok ya nanti diluar jam kerja. kan pasien kayak aku ini jadi terlantar.

menjanjikan sudah hampir selesai, kutungggu juga si dokter yang lagi scaling itu. ternyata dia baru muncul 10 menit kemudian dengan bibir yang masih putih-putih bekas alginat sepertinya. langsung saja aku dapat giliran pertama diperiksa karena pasien antri satu lagi ternyaa cuma minta surat sakit. setelah menanyakan apa keluhanku dan memerikas dengan stetoskopnya, si dokter basa-basi bentar sambil menuliskan resep. gak ingin lebih lama lagi di klinik itu dan liat bibir si dokter yang penuh alginat itu, langsung saja resepnya kutukarkan dengan obat dimeja depan dan membayar dikasir dan segera pergi dari situ agar bisa istirahat di kosan. sampai dikosan, setelah minum obat, makan siang dan minum obat lagi, aku baru sadar kalau obat yang diresepkan 1 diantara 3 obat sama persis dengan yang ku minum tadi pagi. entah reaksinya yang memang lama atau bagaimana, sampai jam 4 sore sakit perutku gak mereda sama sekali malah tambah perih, kepala yang awalnya gak puyeng, jadi terasa begitu berat dan sakit luar biasa, keringat dingin masih mengucur dan terasa dingin sekali uadar hari itu, padah sudah selimutan dobel. hanya 1 hal yang teratasi, gak kebelakang-belakang lagi, padahal pagi hingga jam 11, 4 kali aku bolak-balik kamar mandi.

menjelang maghrib, bapakku tiba-tiba telepon, khawatir dengan kondsi kesehatanku yang diketahuinya sedang tidak fit dari adikku. setelah memastikan aku sudah berobat dan meminum obat-obat dari si dokter, tiba-tiba bapak berkata demikian, “ada kabar duka ini dari rumah”, deg, seketika jantung terasa berhenti dan kemudian berpacu cepat sekali karena menerka-nerka kabar tentang siapa kali ini. kemudian bapak melanjutkan, “mbah biyung meninggal dunia tadi sore”. mbah biyung adalah kakak dari mbah putriku dari pihak bapak. innalillahi wa innailaihi rojiun. kemudian aku sms ke seorang sepupu yang kuliah dibanung mengabarkan berita tersebut. tak lama kemuidan tiba satu sms dari sepupuku yang lain yang juga kuliah dibandung, yang adalah cucu langsung mbah biyung “mbak titipannya dah sama aku, sekarang aku dah dilwipanjang. mbak dah tahu belum, biyung kaki tadi jam 3 meninggal”. dia memang berencana pulang dari sehari sebelunya sehingga aku sempat menitipkan barang untuk ibuku ewat temannya yang juga pulang bareng. ternyata dihari keberangkatannya mbah putrinya dipanggil yang mahakuasa. setelah membalas smsnya, adzan magrib berkumandang. entah mengapa, adzan sore itu terasa begitu menyedihkan ditelingaku, dan air mataku tak mampu kubendung.
teriring doa untuk mbah biyung, semoga Alloh menerima semua amal ibadah selama di dunia dan mengampui segala khilaf, diberikan tempat terbaik serta dilapangkan kuburnya.

Maryamah Karpov: Lost in Love

Posted on December 16, 2008 by rain-ger.
Categories: Uncategorized.

akhirnya dapet juga pinjaman Maryamah Karpov, alhamdulillah selesai juga membaca buku pamungkas Tetralogi Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata. belum sempat bikin review buku ini. tapi yang jelas lega juga akhirnya bisa juga baca buku ke-empat, sekalipun setelah membacanya malah jadi tidak berniat memiliki guna melengkapi koleksi. sedikit saja pendapatku tentang buku ini, Maryaah Karpov dalam beberpa hal agak berbeda dengan karya Andrea sebelumnya. buku kali ini adalah berisi kisah cinta yang dibumbui dengan petualangan. kebalikan dari buku ketiga, yang berisi petualangan dengan bumbu kisah cinta. mungkin karena itu aku gak dapet soul buku ke-empat.

yang tersisa dari Idul adha

Posted on December 12, 2008 by rain-ger.
Categories: Food and Drink, Uncategorized, corat-coret, enak dipandang.

judul postingan siy seakan-akan mo bikin refleksi Idul adha, padahal gaya-gayaan doang he..he.. biarlah makna Idul adha dan refleksiku, jadi konsumsiku pribadi. yang di bagi yang ini aja, benar-benar sisa-sisa idul adha. postingan kali ini adalah seri gak penting nomor sekian di blog ini. selamat menikmati

siap disantap

siap disantap

kupat kuah gulai ayam

kupat kuah gulai ayam

hidangan sarapan  Idul adha POKA 2

hidangan sarapan Idul adha POKA 2

tinggal buka tutupnya dan santap habis

bukan jualan tupperware ya..

note: semua hasil masakanku, ilfi and inune lho.

hubungan unik

Posted on December 3, 2008 by rain-ger.
Categories: Uncategorized, corat-coret.

ada istilah yang mengatakan bahwa dunia idak selebar daun kelor, untuk menyatakan betapa luas planet ini. jika mengingat masih bebitu banyak tempat yang belum aku jelajahi dan kunjungi, dan jika melihat angka hasil pengukuran para ahli geografi, aku percaya bahwa dunia ini memang begitu luasnya. tapi ketika sudah berhubungan dengan spesies bernama homo sapiens, penghuni tetap bumi, rasanya memang dunia hanya selebar daun kelor. betapa tidak, banyak orang yang kutemui, teman lama, kenalan baru, ternyata banyak yang secara tidak langsung memiliki “hubungan denganku”. sepertinya hanya masalah waktu saja “hubungan” tersebut terungkap dan terjabarkan. bisa dibilang ada benang yang tak kasat mata yang menghubungkan. Seperti pagi ini, seorang teman lama tiba-tiba menelepon, lama tak mendengar kabarnya dan ternyata sekarang dia telah bekerja sebagai pustakawan di salah satu Universitas Swasta di Lampung. secara langsung kami memiliki “hubungan” pertemanan, dan ada hal lain yang juga “menghubungkan” kami. ternyata Kepala Perpustakaan tempatnya bekerja adalah Sepupuku sendiri.

saat pertama kali masuk Kuliah Di HI Unpad, tidak satupun kukunenal. hingga akhirnya kenal dengan semua teman di HI dan banyak berinteraksi dengan mereka, ada “hubungan” mengejutkan antara aku dan salah seorang sahabatku di HI, bahwa karib nya di SMA yang kuliah di PTN lain, menjadi kawan dari karibku di SMA di PTN yang sama. padahal kami terpisah begitu jauh selama beberapa tahun, tapi kemudian dipertemukan dalam jaring-jaring “hubungan” yang unik.

beberapa waktu lalu sempat pula salah seorang teman kosanku KKN dan ternyata teman sekelompok KKN-nya adalah salah seorang teman SMA ku. padahal dari segi jumlah sedikit sekali teman SMA yang kuliah di UNPAD. dari sekian ribu mahasiswa peserta KKN, ternyata 2 orang yang memiliki “hubungan” langsung denganku dipertemukan, dengan cara yang tidak terduga.

suatu hari pernah pula aku menghadiri bedah buku dan jumpa penulis seorang diri, saat itu aku berkenalan dengan salah seorang pengujung yang juga sama tertariknya terhadap acara tersebut. saat ngobrol, ternyata ada manusia lain yang membuat kami “terhubung”, keponakannya adalah adik tingkatku di HI. subhanalloh. tidak sedikit orang yang kutemui memiliki relasi yang demikian denganku, ada orang ke-tiga, ke-empat yang menjadikan kami “terhubung” dalam jejaring manusia.

dan dunia ini makin terasa sempit tiap kali aku pulang kampung. banyak orang-orang yang beru aku temui  atau yang pernah aku ternyata juga “terhubung” denganku secara tidak langsung lewat orang lain. ternyata banyak temanku yang adalah putra-putrinya teman bapak atau ibuku. beberapa baru kuketahui belakangan, langsung dari yang bersangkutan, ibu bapak, atau bahkan hanya dari selembar undangan pernikahan yang dialamatkan kerumah. banyak pula teman adikku yang ternyata juga adalah adik, sepupu atau keponakan teman-temanku. bahkan ada keluarga temanku yang punya hubungan unik dengan keluargaku. bapak ibuku dan bapak ibunya berteman, tapi tidak pernah sengaja memperkenalkan atau mepertemukan kami. hingga kemudian secara tidak sengaja kami belajar di sekolah yang sama dan menjadi teman baik, kemuduan adikku satu sekolah dengan adiknya dan menjadi karib adik temanku tersebut. adiknya yang lain lagi adalah karib sepupuku, dan kakak pertama mereka adalah karib sepupuku yang lain.  jadilah “hubungan” lintas generasi, dan semua itu ajaib menurutku. benar-benar hanya menunggu waktu saja “hubungan-hubungan” tergambar jelas. ngomong-ngomong, apa hubungan anda dengan saya? sapa yang menjadi “orang ketiga” hubungan kita?

Note: gambar ngopi dari web ini