You are looking at posts that were written in the month of January in the year 2009.
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Dec | Feb » | |||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | |||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | |
mohon maafkan dan ampuni aku sekali lagi
setelah semua khilaf dan salah yang masih saja ku lakukan hingga hari ini
setelah semua perbuatanku yang pasti mengecewakanmu
setelah semua kelalaian yang masih saja terjadi
mohon maafkan dan ampuni aku sekali lagi
atas pengkhianatan yang kulakukan
atas dustaku selama ini
mohon maafkan dan ampuni aku sekali lagi
untuk cinta yang kuingkari
untuk kepercayaan yang kusiakan
mohon maafkan dan ampuni aku sekali lagi
kalau cewek-cewek di planet ini suka banget mendengar kata diskon, mungkin aku adalah salah satunya. tapi bedanya bukan diskon fashion atau perhiasan, tapi diskon BUKU. Benda bernilai yang untuk membelinya sering membuatku gelap mata. tidak peduli kantong sedang cekak, kalau melihat buku bagus apalagi diskon, inginnya langusung beli.. beli.. dan beli. sayang sekali rasanya kalau tidak memanfaatkan moment diskon buku untuk memiliki buku idaman, apalagi mengingat harga buku di Indonesia yang makin mahal saja. karenanya Agenda Pameran Buku yang secara berkala diselenggarakan di Bandung, atau event bazar buku yang menawarkan diskon, jarang kulewatkan. pasalnya dalam even-evet bazar dan pameran buku, selain mendaptkan diskon dan tawaran harga yang menarik, banyak buku bagus yang sudah tidak lagi dijual di Gramedia tapi masih tersedia stoknya di penerbit dan dijual di pameran. tapi bagiku siy yang utama adalah tawaran diskonnya yang kadang hingga 60% off atau obral mulai dari harga Rp. 1000.
pernah suatu kali ada pameran di Braga, dengan uang hanya Rp.50.000,- banyak sekali buku yang kudapat , bahu sampai pegal menyandang tas yang penuh buku. bukunya sangat variatif. mulai dari komik, novel, buku agama, bahkan buku filsafat. sayang sekali bukan kalau harus dilewatkan. beberapa buku bagus, kudapatkan dengan tawaran diskon yang menarik, seperti mislanya he kite runner cukup ku bayar 70% dari harga semestinya. tak lama setelah itu ternyata Novel itu naik cetak lagi dan jadi best seller di Indonesia, dan tawaran diskon pada pameran-pameran kemudian paling banyak hanya 20 % saja. buku resep kue kering yang jadi buku favorite teman-teman ibuku untuk di pinjam, hanya perlu kubayar setengah harga, sampai sekarang manfaatnya lebih besar dari harga yang harus ku bayar. betapa tidak, tiap kali ada yang meminjam dan mempraktikkan resep dibuku tersebut, biasanya saat mengembalikan disertai juga hasil praktik resep tersebut.
bazar buku terakhir yag kukunjungi adalah bazar buku di ITB yang digelar pekan lalu. Sabtu lalu, aku dan inun meluangkan waktu kesana dengan mengendarai motor. beberapa buku berhasil didapat dengan harga yang luar biasa murah. hanya dengan uang 75.000, 6 buku berhasil kudapat. 2 diantaranya adalah novel Nawal el-Saadawi yang berhasi kubeli dengan harga masing-masing hanya 10.000. sebenarnya novel tersebut harga aslinya masing-masing 25.000 dan didiskon 20 % dan 40 %, karena pengunjung yang sepi, aksi tawar-menawar buku bisa berlangsung lancar. akhirnya aku hanya perlu membayar kedua novel tersebut 40% dari harga seharusnya. dan satu buku lagi yang harusnya di diskon 20 % saja akhirnya dilepas si bapak dengan diskon 50 %. buku propaganda siy isinya, makanya sayang kalau harus membayar 80%, harusnya malah digratiskan saja he.he.. satu buku lagi adalah kumpulan karya artikel Natsir yang sempat diterbitkan di koran yang dibukukan pada tahun 1988. buku luar biasa ini mungkin sudah tidak bisa ditemui di toko buku, hanya perlu dibawa pulang dengan 10.000 saja. dua buku lagi adalah buku terapi kesehatan yang dicetak dengan kertas majalah dan hanya dihargai 10.000 rupiah perbuah. padahal di toko buku harganya bisa 2 kali lipat, lebih malah. sebenarnya ada buku lain yang ingin ku beli, tapi berhubung buku-buku tersebut terbitan luar negeri yang harganya dihitung dalam dolar, sekalipun sudah diskon 40 % tetap tidak mampu kubeli. pasalnya harga dalam dolar perbuku yang didiskon 40 % adalah mulai dari $19 hingga $40. dengan nilai dolar hari ini, jadi berpikir ulang, lagi pula tidak terlalu butuh buku tersebut kendati buku bagus. (untuk kali ini aku masih rasional dan tidak gelap mata he..he.. apalagi uang dikantung juga satelah dihitung tidak cukup untuk beli barang sebuah saja hiks.hiks..)
yang jelas, selama masih di Bandung, pameran buku dan penawaran diskon buku pasti kukejar deh..
Menyaksikan kick andy malam ini, aku melihat begitu banyak orang yang menitikkan air mata dan atau berkaca-kaca matanya setelah melihat dan mendengar kisah yang dituturkan tamu-tamu istimewa Andi Noya malam itu.Anak-anak “Istimewa” dengan ibu yang sungguh luar biasa. aku menyaksikan tidak sedikit yang berkali-kali meyeka air matanya, mungkin mereka merasa terharu, simpati, kasihan atau tersentuh dengan kisah yang dipaparkan. aku berharap besar terhadap penonton kick Andy malam ini, mendapatkan wawasan baru dan akhirnya memiliki cara pandang baru yang lebih positif terhadap orang-orang “istimewa” disekitar kita. Bahwa mereka ada dan perlu diakui keberadaanya, dan mereka berhak pula menikmati kehidupan sama dengan kita yang katanya “Normal”. bukan untuk dikasihani atau dipandang sebelah mata, tapi dihargai keberadaanya. jujur saja aku sering kali melihat orang-orang yang bersikap tidak simpatik terhadap mereka yang “istimewa” tersebut.mulai dari tatapan tidak bersahabat, jijik, takut, melecehkan atau bahkan sampai pada perlakuan kasar dan merendahkan harkat dan kemanusiaan mereka. aku sering kesal jika menyaksikan hal tersebut, pernahkan berpikir bahwa mereka pun bisa tersakiti hatinya? pernahkah berpikir bahwa menyakiti mereka sama halnya menyakiti orang-orang terdekat mereka juga? jujur saja aku sering tidak bisa menahan emosi jika harus melihat orang-orang istimewa tersebut dipandang sinis dan tidak bersahabat atau bahkan diejek oleh orang-orang yang mereka temui. apalagi kalau yang melakukan itu adalah mereka yang kenal ilmu pengetahuan dan bangku sekolah. setidaknya mereka pernah belajar ilmu alam, budi pekerti dan agama disekolah. yang aku sayangkan sebenarnya karena kebanyak mereka yang berpandangan sinis dan tak bersahabat tersebut tidak tahu apa-apa dan tidak mau tahu tentang orang-orang “istimewa” tersebut dan berpikiran sempit.
karena ketidak tahuan mereka inilah akhirnya sikap negatif yang mereka tunjukkan. bayangkan saja seorang mahasiswa jurusan ilmu alam; yang setidaknya pernah belajar genetika minimal di SMA, tidak bisa membedakan orang Down Syndrome denga orang Gila. akibatnya, ketika berjumpa dengan orang dengan DS, ia merasa ketakutan dan berpandangan negatif terhadap semua orang dengan DS. atau ketika bertemu dengan anak penderita cerebral palsy ia merasa jijik dan takut seakan penyakit menular hanya karena kepala mereka yang diluar ukuran normal, dan penampakan muka yang berbeda. tatapan jijik dan tidak bersahabat tanpa sadar mereka tunjukkan.
kenapa siy harus berlaku demikian? kalau memang tidak mampu berlaku positif, tidak usah dipedulikan saja sekalian; menurutku itu lebih baik. seperti kukatakan diawal bahwa perilaku negatif tersebut dapat melukai perasaan mereka dan bahkan keluarganya. aku sendiri punya kakak dengan DS, dan ia sangat peka dengan orang-orang sekitarnya. dia bisa membedakan orang yang baik terhadapnya dan yang berlaku tidak simpatik kepadanya. ia pun mengeri tentang hubungan manusia yang timbal balik, dia akan bersikap baik kepada mereka yang juga bersikap baik dan simpatik kepadanya. sebaliknya mereka yang mengganggunya, berperilaku negatif terhadapnya jangan harap akan mendapatkan respek.
semoga saja mulai hari tidak ada lagi pandangan tidak bersahabat, melecehkan serta tindakan negatif terhadap orang-orang “istimewa tersebut. semoga saja.